Teknologi Hasilkan Alat Untuk Mengendalikan Kecoa Dengan Pikiran

By | 3 November 2017
Teknologi Hasilkan Alat Untuk Mengendalikan Kecoa Dengan Pikiran

Kecoa merupakan salah satu makhluk yang paling di benci semua makhluk di muka bumi. Kecoa juga merupakan salah satu makhluk yang memang ingin di musnahkan oleh banyak orang karena memang kehadirannya sangat mengganggu. Selain itu, serangga yang satu ini memang di percaya bahwa membawa berbagai virus yang mampu menghasilkan berbagai jenis penyakit berbahaya. Oleh karena itu, salah satu mahasiswa di China memanfaatkan kecanggihan teknologi untuk mengatasi masalah yang diakibatkan oleh serangga yang satu ini. Dengan mengembangkan sistem yang memungkinkan kita semua untuk mengatur gerakan dari kecoa melalui pikiran. Ia menciptakan sebuah alat untuk mengendalikan kecoa, karena terinspirasi dari sistem brain-brain interface yang terdapat pada sebuah film fenomenal yaitu film avatar. Beberapa mahasiswa teknik di Universitas Jiao Tong Shanghai, Cina berhasil menciptakan alat versi mereka sendiri.

Sebuah alat yang dilengkapi dengan sistem yang mampu membuat manusia untuk mengendalikan kecoa dengan pikiran mereka. Agar mampu mengendalikan gerak gerik dari kecoa tersebut, maka pembedahan terhadap kecoa tersebut dilakukan. Setelah itu, dimasukkan sebuah elektroda kecil tepat di saraf mereka yang berguna untuk mengambil informasi dari antena nya. Alat untuk mengendalikan kecoa ini juga di lengkapi dengan headset yang membantu untuk mengambil serta mencatat gelombang otak mereka. Setelah memikirkan gerakan di dalam otak mereka, komputer segera menerjemahkan pola aktifitas otak listrik serta mengikuti arah sesuai dengan keinginan pengguna.

Sebagaimana alat elektronik lainnya yang memanfaatkan kecanggihan dan perkembangan teknologi yang selalu di kembangkan. Maka sama hal nya dengan alat untuk mengendalikan kecoa ini, mereka juga berharap alat ini mampu mengendalikan berbagai macam serangga serta mampu membantu dalam misi pencarian dan penyelamatan. Dengan penemuan mereka yang merupakan alat yang cukup berguna untuk seluruh masyarakat ini, sekelompok mahasiswa dari Universitas di China tersebut telah berhasil memenangkan hadiah kedua dalam kompetisi di Universiti tempat mereka menimba ilmu tersebut. Oleh karena itu, hal seperti ini sudah seharusnya mendapat apresiasi besar dari seluruh masyarakat di seluruh dunia.

Tinggalkan Balasan